Siapa yang tidak kenal Usain Bolt? Pelari asal Jamaika ini adalah pemegang rekor dunia lari 100 meter ($9,58$ detik) dan 200 meter ($19,19$ detik) yang hingga kini belum terpecahkan. Ia diakui secara universal sebagai manusia tercepat dalam sejarah.
Namun, di balik medali emas dan rekor dunianya yang luar biasa, kehidupan dan kebiasaan Usain Bolt menyimpan banyak fakta unik yang mungkin akan membuat Anda menggelengkan kepala. Berikut adalah 7 fakta unik Usain Bolt yang luar biasa:
1. Menang 3 Medali Emas Olimpiade dengan “Bahan Bakar” 1.000 Chicken Nuggets
Fakta ini mungkin terdengar seperti candaan, tetapi ini 100% nyata. Saat berpartisipasi dalam Olimpiade Beijing 2008—di mana ia memenangkan 3 medali emas dan memecahkan 3 rekor dunia—Bolt merasa makanan lokal China agak aneh di lidahnya.
Khawatir perutnya bermasalah, Bolt memutuskan untuk hanya memakan McDonald’s Chicken McNuggets selama berada di Beijing.
Ia memperkirakan bahwa ia memakan sekitar 100 nugget per hari selama 10 hari berturut-turut. Totalnya, ia melahap sekitar 1.000 nugget ayam, lengkap dengan kentang goreng dan pai apel, sebelum turun ke lintasan untuk menjadi manusia tercepat di dunia.
2. Memiliki Kelainan Tulang Belakang (Skoliosis)
Secara teori biomekanika, tubuh Usain Bolt sebenarnya tidak ideal untuk menjadi pelari cepat. Bolt lahir dengan kondisi skoliosis, yaitu kelainan di mana tulang belakangnya melengkung ke samping.
Kondisi ini membuat kaki kanannya tumbuh sekitar 1,27 cm lebih pendek daripada kaki kirinya. Hal ini menyebabkan gaya berlari Bolt tidak simetris (kaki kirinya menekan tanah dengan kekuatan lebih besar dibanding kaki kanannya). Namun, alih-alih menjadi penghalang, Bolt dan pelatihnya berhasil menyesuaikan teknik berlarinya hingga ia tetap bisa melesat tanpa cedera parah.
3. Tidak Pernah Berlari Sejauh 1 Mil (1,6 km) Seumur Hidupnya
Sebagai atlet lari paling terkenal di dunia, Anda mungkin berpikir Bolt sering melakukan lari jarak jauh untuk melatih fisiknya. Kenyataannya? Bolt mengaku tidak pernah berlari sejauh satu mil (sekitar 1,6 kilometer) sekaligus dalam sesi latihannya seumur hidup.
Sistem latihannya murni berfokus pada kecepatan ledak (explosive speed), akselerasi, dan ketahanan anaerobik. Baginya, lari jarak jauh tidak memberikan manfaat bagi spesialisasi lari cepatnya.
4. Cinta Pertamanya Adalah Kriket, Bukan Atletik
Saat tumbuh dewasa di Jamaika, olahraga pertama yang dicintai dan dimainkan oleh Bolt adalah kriket. Ia adalah seorang fast bowler (pelempar bola cepat) yang sangat berbakat.
Bakat lari Bolt justru pertama kali disadari oleh pelatih kriketnya saat melihatnya berlari sangat cepat di lapangan kriket. Sang pelatih kemudian menyarankan Bolt untuk mencoba olahraga atletik (track and field), keputusan yang akhirnya mengubah sejarah dunia olahraga selamanya.
5. Mengadopsi Seekor Anak Cheetah yang Dinamai “Lightning Bolt”
Pada tahun 2009, saat mengunjungi Kenya, Usain Bolt secara resmi mengadopsi seekor anak cheetah yang terlantar. Sebagai informasi, cheetah adalah hewan darat tercepat di dunia.
Bolt membayar sekitar $13.700$ USD untuk mengadopsi anak cheetah tersebut dan terus mendonasikan sekitar $3.000$ USD setiap tahunnya untuk biaya perawatan hewan itu di panti asuhan satwa liar di Nairobi. Anak cheetah tersebut diberi nama yang sangat cocok: Lightning Bolt.
6. Menjadi Karakter yang Bisa Dimainkan di Game “Temple Run 2”
Popularitas Bolt melampaui dunia olahraga hingga masuk ke dalam budaya populer. Pada tahun 2013, ia menjadi orang nyata pertama yang diadaptasi menjadi karakter yang dapat dimainkan (playable character) dalam game seluler legendaris Temple Run 2.
Di dalam game tersebut, karakter Usain Bolt memiliki kemampuan khusus bernama “Bolt feature” yang membuatnya bisa berlari sangat cepat secara otomatis dan menarik koin secara magnetis—representasi yang sangat akurat dengan kemampuannya di dunia nyata!
7. Mencoba Menjadi Pemain Sepak Bola Profesional Setelah Pensiun
Usain Bolt adalah penggemar berat klub sepak bola Manchester United. Setelah memutuskan pensiun dari dunia atletik pada tahun 2017, ia tidak langsung bersantai. Bolt mencoba mewujudkan impian masa kecilnya yang lain: menjadi pemain sepak bola profesional.

Leave a reply